Catatan 2 Bocah Gunung

Identifikasi Staphylococcus aureus

Posted by: dikakigunungitu on: March 18, 2009

Bahan Pemeriksaan:
1. Klinis ; Pus/nanah hijau, hapus luka.
2. Makanan ; Bahan makanan suspek penyebab racun.

Skema Pemeriksaan:

A. Hari Pertama
1. Pemeriksaan mikroskopik : dilakukan pewarnaan metode Gram.

Hasil Pemeriksaan :
a. Bentuknya Coccus/bulat
b. Ukurannya berdiameter 0,8-1 um
c. Susunannya 2-2, 4-4, bergerombol seperti buah anggur


2. Isolasi
Sampel bahan pemeriksaan di isolasi dalam media dan di inkubasi dalam inkubator dengan suhu 37o C selama 24 jam.
a. Biakan pada Agar Darah
b. Biakan pada MSA (Manitol Salt Agar)
c. Biakan pada TSB (Trypticase Soy Broth/Kaldu trypticase & pepton)


B. Hari Kedua
Pengamatan koloni pada media:
a. Media Agar Darah: Koloni berwarna kuning keemasan, halus, licin & berpigmen.
b. Media MSA : Koloni berwarna kuning, bersifat manitol fermenter,
c. Media TSB : Bakteri tumbuh dan membuat larutan media keruh homogen.
Koloni yang tumbuh pada Agar darah dipilih sesuai kriteria dan dibuat subkultur pada agar darah untuk mendapat koloni bakteri yang murni.

C. Hari Ketiga
Koloni pada subkultur di lakukan uji biokimia, uji serologi & uji sensitivitas.
a. Uji Biokimia: Bakteri di isolasi kedalam media bontrey panjang.
b. Uji Serologi: CPT (Coagulation Plasma Test), 1 ose koloni + 1 ose plasma sitrat, campurkan, amati dalam 2 menit. Hasil positif dengan indikasi cairan jernih dengan terbentuknya butiran-butiran halus.
c. Uji Sensitivitas: metode cakram Kirby Bauer menggunakan media Muller Hinton agar. Antibiotik yang digunakan adalah Novobiocin 30.


D. Hari Keempat
Amati hasil inkubasi bontrey panjang untuk uji biokimia dan media Muller Hinton agar untuk uji sensitivitas.
a. Uji Biokimia : Glukosa (+) dan Manitol (+)
b. Uji Sensitivitas : Diameter zona hambat
-sensitif : > 16mm
-intermediet : > 13-15mm
-resisten : > 13mm

Kimia Klinik

Posted by: dikakigunungitu on: March 18, 2009

1. Terminologi yang berhubungan dengan metabolisme karbohidrat

a. Glikogenesis : proses pembentukan glikogen terutama di hati dan otot dari glukosa hasil metabolisme karbohidrat.
b. Glikogenolisis : Pemecahan glikogen menjadi glukosa
c. Glukoneogenesis : Pembentukan glukosa bukan dari karbohidrat. Bisa dari lemak & protein.
d. Glukolisis : proses pemecahan glukosa dalam darah untuk menghasilkan energi.
e. Lipogenesis : pembentukan lemak dari karbohidrat.
f. Lipolisis : pemecahan lemak menghasilkan asam lemak.

2. Pencernaan – Penyerapan Makanan

a. Mulut : amilum dengan bantuan enzim ptialin dirubah menjadi dekstrin dan maltosa
b. Lambung : proses pencernaan berlangsung dengan bantuan asam lambung/HCl, enzim ptialin di inaktifasi oleh asam lambung.
c. Duodenum :
Makanan yang masuk ke duodenum merangsang pankreas menghasilkan Natrium Bikarbonat (NaHCO3) dan Amilase pankreas (Amilopsin). Makanan tersebut dirubah menjadi disakarida dan monosakarida.
- disakarida : diproses dengan enzim disakaridase (maltose, laktose dan sukrase) menjadi monosakarida
- monosakarida : diserap secara difusi dan transfer aktif edalam ileum & jejenum lalu diteruskan ke hati lewat vena porta.


3. Metabolisme glukosa

Adalah proses pemecahan glukosa untuk menghasilkan ATP sebagai cadangan energi.

4. Regulasi Glukosa dalam darah

a. Insulin – Dihasilkan oleh sel-sel beta pulau-pulau langerhans di pankreas. Berfungsi untuk menurunkan kadar glukosa di dalam darah.

Pulau-pulau Langerhans

Pulau-pulau Langerhans

b. Glukagon – Dihasilkan oleh sel-sel alfa pulau-pulau langerhans di pankreas. Berfungsi untuk menaikkan kadar glukosa di dalam darah.
c. Epinefrin – Dihasilkan oleh medula pararenalis / anak ginjal
d. Glukokortikoid (Kortison) – Dihasilkan oleh korteks medula pararenalis
e. Tiroksin / Thyroxine (T4)
f. Growth Hormone

Epidemiologi

Posted by: dikakigunungitu on: March 18, 2009

Epidemiologi merupakan “the mother science of public health”, Induk dari ilmu kesehatan masyarakat. Epidemiologi diambil dari kata epi=antara, demos=penduduk dan logos=ilmu. Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang penyakit yang ada di masyarakat. Cakupan epidemiologi yaitu distribusi penyakit, frekwensi penyakit dan determinan penyakit.

Yang dipelajari dalam mata kuliah epidemiologi adalah penyebaran penyakit, jumlah kasus penyakit yang terjadi dan penyebab timbulnya penyakit.

Mata kuliah ini membahas tentang prinsip dan konsep epidemiologi di dalam pelayanan kesehatan, konsep tentang sakit dan sehat dan juga membahas penerapan hasil riset epidemiologi untuk tujuan perbaikan kualitas pelayanan kesehatan.

Kompetensi dasar:
1. Menjelaskan prinsip epidemiologi
2. Mengidentifikasi masalah kesehatan dengan pendekatan disain dan analisis epidemiologi
3. Menjelaskan konsep dan prinsip epidemiologi dalam masalah kesehatan
4. Menggunakan statistika untuk riset kesehatan

Materi Pokok
1. Batasan Epidemiologi
2. Peran Epidemiologi
3. Konsep Sakit Dan Sehat
4. Riwayat Alamiah Penyakit
5. Perhitungan Epidemiologi
6. Disain Penelitian Epidemiologi
7. Epidemiologi Penyakit
8. Surveylen Epidemiologi
9. Kebijaksanaan Kesehatan
10. Review

Bobot Nilai

UTS 30% UAS 60% Tugas 10%

Hello world!

Posted by: dikakigunungitu on: March 18, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 

January 2012
M T W T F S S
« Mar    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Recent Comments

Mr WordPress on Hello world!
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.